ADESBERI Jatim, FKG UNAIR, dan Perumda TUNAS Gelar Pelatihan Inovasi Graf Berbasis Gigi Sapi
Malang, [31 Juli 2024] – Dalam upaya mendukung inovasi dan pemanfaatan sumber daya lokal, ADESBERI Jawa Timur bekerja sama dengan Fakult...
Wadah kolaborasi strategis antara pemerintah, akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam membangun potensi unggulan desa, mendorong kesejahteraan ekonomi, dan mencerdaskan kehidupan sosial masyarakat desa di seluruh nusantara.
Fokus Utama
Pemberdayaan Desa
Asosiasi Desa Berdikari Indonesia (ADESBERI) didirikan sebagai respons atas kebutuhan strategis pembangunan akar rumput di tingkat desa.
Kami percaya bahwa desa bukanlah sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki potensi besar dalam mendongkrak ketahanan ekonomi nasional. Dengan mensinergikan berbagai elemen pakar, pengusaha, praktisi, hingga akademisi, ADESBERI hadir untuk merumuskan, mengawal, dan mengeksekusi program-program pemberdayaan desa yang terukur.
Sinergi pentahelix untuk desa
Ekonomi yang ramah alam
Menjadi lokomotif utama pendorong terwujudnya desa-desa mandiri yang sejahtera, berdaulat secara ekonomi, dan lestari di seluruh Indonesia.
Membangun kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) desa yang unggul dan adaptif terhadap teknologi.
Membuka akses investasi, kemitraan strategis, dan pasar untuk produk-produk unggulan desa.
Memberikan pendampingan manajemen bisnis, legalitas hukum, dan penerapan inovasi ICT di desa.
Direktur 1: SDM & Keorganisasian
Ir. Rahmat Syahdjoniputra, M.Si.
Direktur 2: Investasi & Pemasaran
Sambas Sutawijaya
Direktur 3: Bisnis & Development
Drs. Iwan Wahyudin Wikanta
Direktur 4: ICT & Teknologi Modern
Ismail
Direktur 5: Pengembangan Wilayah & Kemitraan
Donny Arman, S.H.
Direktur 6: Ekososbud & Hankamnas
Fery Kristian, S.H., Amd
Direktur 7: Hukum & Legal
Aplena Rosita Nurjanna, ST, SH, MH
Peningkatan kapasitas SDM aparatur dan masyarakat desa, pengembangan potensi sosial budaya lokal, serta penguatan ketahanan nasional tingkat dasar.
Mengkurasi potensi produk lokal, menjembatani desa dengan investor, serta merancang skema bisnis terpadu seperti BUMDes yang profitable dan sustain.
Penerapan teknologi modern untuk administrasi desa pintar (Smart Village), pengembangan e-commerce pedesaan, serta kemudahan akses informasi hukum dan legal.
Mari bersinergi membangun kemandirian ekonomi desa di Indonesia.
Hubungi Sekretariat